Jumat, 05 Oktober 2012

PENYEBAB dan PENANGGULANGAN ARTRITIS

Ada banyak sekali sebab mengapa persendian sakit. Nyeri sendi dapat merupakan gejala tunggal atau menjadi bagian banyak gejala lain yang Anda alami. Manifestasi nyeri sendi dapat bervariasi, seperti kelembutan atau tidak nyaman ketika disentuh, pembengkakan, peradangan, kekakuan, atau pembatasan gerakan. Rasa sakit di sendi tentu saja hanyalah gejala dari masalah yang sebenarnya. Bila ada gejala lain seperti sakit kepala berat, sakit perut, demam, atau menggigil, Anda perlu melihat semua gejala untuk mengetahui penyebabnya. Berikut adalah 5 penyebab umum sakit persendian yang tidak disebabkan oleh cedera: 1. Penyakit rematik (rheumatoid arthritis) Rematik adalah penyebab paling umum nyeri sendi kronis. Berlawanan dengan pendapat umum, rematik bukanlah penyakit khas usia tua. Orang muda juga dapat terkena rematik. Rheumatoid arthritis disebabkan oleh kerusakan sistem autoimun sehingga tubuh menghasilkan zat yang menyebabkan peradangan, terutama pada sendi. Bagian tubuh favorit yang diserang adalah sendi jari tangan dan kaki dan tulang belakang. Serangan rematik membuat peradangan dan pembengkakan selaput sendi dan secara bertahap menghancurkan kapsul sendi, dan kemudian tendon. Konsekuensi pada akhirnya adalah deformasi tulang dan pembatasan gerakan. 2. Osteoartritis Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif (umumnya menyerang mereka yang berusia di atas 45 tahun). Pada osteoarthritis, sendi mengalami nyeri namun tidak diawali dengan peradangan. Rasa nyeri biasanya terasa bila mengangkat beban dan pada awal gerakan dari posisi istirahat. Penyebabnya karena penuaan dan penggunaan terus-menerus. Tulang rawan yang menutupi tulang artikular menjadi aus oleh gesekan secara bertahap. Risiko terutama pada pinggul, lutut, tangan, kaki, dan tulang belakang. 3. Ankylosing spondylitis Ankylosing spondylitis adalah salah satu bentuk artritis lainnya. Kondisi ini terutama menyebabkan nyeri dan peradangan sendi tulang belakang dan panggul, walaupun sendi lainnya dapat terlibat juga. Gejala dirasakan selama waktu tidur, setelah bangun tidur atau setelah interval tidak aktif. Pada kasus yang parah, ankylosing spondylitis dapat menyebabkan fusi tulang belakang sehingga menyebabkan membungkuk, yang dikenal sebagai kyphosis. Keparahan bervariasi dan tidak semua penderita mengalami fusi tulang belakang. Beberapa mungkin hanya mengalami sakit punggung atau pinggul secara sporadis. Seperti halnya rematik, ankylosing spondylitis adalah penyakit autoimun yang menurun. 4. Psoriatik Artritis Arthritis ini adalah efek samping dari psoriasis. Pembengkakan menyakitkan dapat terjadi pada semua sendi, terutama ruas jari, pergelangan tangan, lutut, tulang selangka, pergelangan kaki dan punggung bawah. Gejala biasanya disertai masalah kulit. Sekitar 30-40% orang dengan gejala psoriasis mengembangkan psoriatik artritis, meskipun sering kali tidak terdiagnosis, terutama jika gejalanya ringan. Psoriatik artritis biasanya terjadi antara usia 30-50 tahun, namun bisa muncul pada usia berapa pun dan memengaruhi baik pria maupun wanita. 5. Gout (asam urat) Jika rasa sakit tajam berada di sekitar ruas dan pergelangan kaki, penyebabnya mungkin adalah gout. Gout adalah hasil kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Rasa sakit sendi disertai bengkak, kemerahan, dan hangat. Selain kelima kondisi di atas, penyakit lupus dan penyakit infeksi seperti demam rematik, gondongan, cacar air, hepatitis, dan influenza juga dapat menyebabkan nyeri persendian. ARTHRITIS atau radang sendi merupakan penyakit yang disertai dengan gejala-gejala yang bisa sangat mengganggu aktivitas keseharian. Radang sendi ini biasanya ditandai dengan kemerahan, kekakuan, pembengkakan dan rasa sakit di area persendian. Radang sendi ini bisa dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu rematik arthritis yang biasanya menyerang persendian jari, pergelangan, lutut dan jari kaki. Akan tetapi, bukan berarti kalau bagian persendian lainnya di seluruh tubuh bebas sepenuhnya dari serangan. Kedua adalah osteoarthritis yang bisa menyerang persendian manapun tetapi biasanya terjadi pada pinggang, lutut, kaki dan tulang belakang. Selanjutnya adalah encok yang seringkali menyerang anggota tubuh bagian bawah dan target utamanya biasanya adalah jari kaki. Rasa sakit akibat encok bisa sangat parah sehingga tersentuh kaus kaki atau sprei saja sakitnya bisa tidak tertahankan. Untuk mengatasi sakit ini, biasanya dokter akan memberikan obat tertentu. Tetapi, diluar itu, Anda bisa membantu meredakan sakit dengan melakukan berbagai upaya pengobatan alternatif yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut beberapa pengobatan sederhana yang bisa Anda coba untuk meredakan sakit akibat radang sendi. 1. Pengobatan alami dengan kayu manis Studi-studi telah menunjukkan, kayu manis merupakan pengobatan alami yang efektif untuk meredakan sakit akibat radang sendi. Tambahkan 1 sendok teh bubuk kulit manis ke dalam 1 sendok makan madu setiap pagi sebelum sarapan. Lakukan setiap hari selama 1 bulan. Anda sudah akan bisa merasakan hasilnya dalam 1 minggu pertama. 2. Pengobatan alami radang sendi dengan garam epsom Garam epsom atau yang dikenal juga dengan garam inggris mengandung magnesium tinggi. Magnesium, pastinya Anda sudah tahu, sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan mengatur kadar pH tubuh. Kekurangan magnesium akan menurunkan kemampuan tubuh menyerap dan menggunakan kalsium serta fosfor, 2 mineral dasar pembangun tulang. Cara pengobatan alami berikut bisa digunakan untuk mengurangi gejala yang berkaitan dengan radang sendi. Tapi jangan lupa, jika Anda menderita penyakit jantung atau ginjal, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba pengobatan ini. Kelebihan magnesium bisa memicu diare, pusing, kram, melemahnya otot, serta jantung tidak normal. • Campurkan 3 sendok makan jus lemon segar dan 3 sendok makan garam epsom ke dalam 0.56 liter air hangat. Minulah 1 sendopk teh di pagi hari dan 1 sendok teh di malam hari. • Tambahkan 3 cangkir garam epsom ke dalam bak mandi ber-air hangat dan berendamlah di dalamnya. Magnesium dalam garam akan diserap tubuh dan akan merelakskan persendian dan otot-otot yang kaku. 3. Cegah dan atasi radang sendi dengan minyak hati ikan cod Penelitian telah menunjukkan, mengonsumsi minyak hati ikan cod dalam jumlah kecil setiap hari potensial menurunkan kerusakan tulang rawan, yang merupakan salah satu gejala utama osteoarthritis. Selain itu, asam omega-3 yang terkandung dalam minyak bisa membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat radang sendi. Karena itu, akan sangat menguntungkan jika Anda bisa menambahkan 1-2 sendok teh minyak hati ikan cod ini dalam kehidupan Anda sehari-hari. 4. Lakukan peregangan lembut Peregangan berfungsi untuk menguatkan dan meningkatkan mobilitas. Olahraga kadang menjadi dilema jika dihadapkan dengan radang sendi. Bergerak sakit, tapi tidak bergerak juga akan merusak. Gerakan yang tidak tepat bisa membahayakan, tetapi gerakan yang tepat bisa menyembuhkan. Cobalah melakukan yoga. Yoga biasanya mengajarkan gerakan dengan jajaran persendian yang tepat sehingga bisa membawa sendi yang salah kembali ke posisi normal saat otot-otot diregangkan dan dikuatkan. tapi jangan lupa, yoga cerdas adalah kunci mengembalikan kesehatan. Tapi, pastikan Anda melakukannya sesuai dengan batas-batas penyakit Anda. 5. Redakan sakit dengan kurangi stres Jika Anda merasa sakit dan bertambah tegang, maka Anda akan merasa semakin sakit. Mereka yang bisa mengontrol segala hal dalam kehidupannya juga lebih bisa mengontrol rasa sakit dibandingkan mereka yang tidak. Penelitian menunjukkan pentingnya sikap psikologis dalam meredakan sakit akibat radang sendi. Jika menderita radang sendi, Anda harus bisa belajar memahaminya. Jangan memaksakan diri mengerjakan semua hal saat Anda tidak merasakan sakit. Hal ini akan membuat Anda kelelahan dan kesakitan di hari berikutnya. Lakukan sedikit demi sedikit setiap hari, baik saat mengalami sakit ataupun tidak. Belajarlah untuk relaks. Jika Anda fokus pada rasa sakit, maka akan terasa semakin sakit. Tapi, jika Anda sibuk dengan hal lain yang penting bagi Anda, Anda tidak akan terlalu merasakan sakitnya. 6. Cegah kaku di pagi hari Hampir 90% pasien radang sendi merasa kaku di pagi hari. Untk menghindari ini, oleskan salep di malam hari sebelum tidur. Ini akan membuat Anda relaks serta menguatkan Anda secara mental. Penderita radang sendi umumnya merasa lebih baik sepanjang hari jika mereka merasa tidak kaku saat bangun di pagi hari. 7. Berendam di kolam Studi-studi telah menunjukkan, mengapung di kolam, khususnya di kolam yang sudah didisain khusus dengan suhu yang telah disesuaikan bisa meredakan sakit akibat radang sendi. Dengan berendam, stres akan berkurang, maka rasa sakit juga akan berkurang. Saat mengapung, tubuh akan relaks, otot-otot juga relaks, dan hal ini akan menstimulus pelepasan endorphin, penghilang rasa sakit alami tubuh. Suhu yang disesuaikan dengan suhu kulit juga akan membuat Anda benar-benar relaks. 8. Cegah sakit dengan es Persendian akan sakit jika digunakan secara berlebih. Untuk mencegah hal ini, kompreslah persendian dengan kantung berisi es selama 15-20 menit. Kemudian angkat es dan bisa diulangi lagi setelah 10-15 menit. 9. Jus sayur Jus sayur secara signifikan terbukti mengurangi rasa sakit pada pasien penderita rematik arthritis. Anda bisa menggunakan jus wortel, jus seledri, jus kol, atau jus tomat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

SLOGAN

  © Blogger templates Developed By Metana2010 in Blog 2010

Back to Top